Pergerakan ini menarik perhatian trader global karena level 1.33 merupakan zona likuiditas yang kerap menjadi titik balik pasar. Reaksi harga di area ini akan sangat menentukan apakah koreksi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi fase pelemahan yang lebih dalam.
Fundamental: Dolar Stabil, Pound Kehilangan Momentum
Dari sisi fundamental, dolar AS menunjukkan stabilitas setelah serangkaian data ekonomi yang relatif solid. Pelaku pasar masih menilai prospek kebijakan Federal Reserve yang cenderung berhati-hati terhadap pemangkasan suku bunga terlalu cepat di 2026. Hal ini menjaga daya tarik dolar di pasar global.
Di sisi lain, pound sterling menghadapi tekanan ringan setelah pasar mulai mempertanyakan ruang kebijakan Bank of England (BoE) ke depan. Meski inflasi jasa Inggris masih cukup tinggi, sebagian investor mulai mengantisipasi perlambatan ekonomi yang dapat membatasi agresivitas kebijakan moneter.
Kombinasi faktor ini membuat GBP/USD lebih sensitif terhadap level teknikal jangka pendek.
Teknikal: Support Kunci Sedang Diuji
Secara teknikal, GBP/USD berada di zona krusial.
Resistance terdekat
1.3420 – 1.3450
Support utama
1.3360 – 1.3320
Struktur harga
Koreksi dalam tren menengah yang masih relatif netral
Momentum
RSI berada di area netral-bearish, menandakan tekanan jual masih ada namun belum ekstrem.
Jika harga mampu bertahan di atas 1.3360, peluang rebound teknikal masih terbuka. Sebaliknya, penembusan di bawah level tersebut dapat mempercepat pelemahan menuju area support berikutnya.
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – pantulan dari support
Entry: 1.3340 – 1.3370
Stop Loss: 1.3300
Take Profit: 1.3460
Rasional: Buy spekulatif di area demand dengan asumsi buyer mempertahankan support 1.33.
Skenario SELL – lanjutan tekanan bearish
Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3320
Stop Loss: 1.3385
Take Profit: 1.3200
Rasional: Breakdown support mengonfirmasi momentum bearish lanjutan.
Kesimpulan
Pada 6 Maret 2026, GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1.3366, tepat di area support penting yang menjadi titik penentuan arah pasar. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3320–1.3360, peluang BUY teknikal dengan rasio risiko sehat masih terbuka. Namun, jika level tersebut ditembus, bias pasar akan bergeser ke arah bearish dengan potensi penurunan menuju area 1.32.
Bagi trader, disiplin manajemen risiko dan menunggu konfirmasi harga menjadi kunci di tengah pasar yang sedang berada di titik kritis.