Pound Tertekan, Trader Mengintai Rebound Tajam

img
GBP/USD memasuki sesi perdagangan dengan tekanan moderat setelah harga turun ke sekitar 1.3381. Pergerakan ini menempatkan pound sterling tepat di area teknikal penting yang berpotensi menentukan arah berikutnya.

Setelah reli yang sempat membawa pasangan ini ke area 1.36 pada akhir Januari, GBP/USD kini berada dalam fase koreksi yang lebih terukur. Trader global mulai mengamati apakah area 1.33 akan menjadi basis pemulihan baru atau justru membuka ruang pelemahan lanjutan.

 

Analisis Fundamental

Dari sisi fundamental, pasar valuta global saat ini dipengaruhi oleh dua faktor utama: kebijakan moneter dan ekspektasi pertumbuhan ekonomi.

Di Amerika Serikat, dolar mendapat dukungan dari data ekonomi yang relatif solid serta pandangan bahwa Federal Reserve masih akan menjaga kebijakan moneter tetap ketat lebih lama dari perkiraan awal pasar. Yield obligasi AS yang stabil turut memperkuat permintaan terhadap dolar.

Sementara itu di Inggris, Bank of England (BoE) masih menghadapi dilema antara menjaga inflasi tetap terkendali dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Inflasi jasa yang masih cukup tinggi membuat BoE tidak memiliki ruang besar untuk pelonggaran agresif. Hal ini memberikan bantalan bagi pound, meskipun sentimen global tetap menjadi faktor dominan.

Kombinasi faktor tersebut menciptakan kondisi pasar yang relatif seimbang, di mana pergerakan GBP/USD saat ini lebih banyak ditentukan oleh reaksi teknikal di level kunci.

 

Analisis Teknikal

Secara teknikal, GBP/USD sedang berada dalam fase koreksi dalam tren menengah yang masih netral hingga sedikit bullish.

Level teknikal utama:

Resistance utama: 1.3440 – 1.3480

Resistance lanjutan: 1.3520

Support kunci: 1.3380 – 1.3350

Support berikutnya: 1.3300

Struktur harga menunjukkan bahwa area 1.3380 menjadi zona pertahanan penting bagi buyer. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang pembentukan rebound teknikal masih terbuka.

Indikator momentum seperti RSI berada di area netral cenderung oversold ringan, yang sering kali menjadi sinyal awal potensi pemantulan harga dalam jangka pendek.

 

Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)

Skenario BUY — Rebound dari Support

Entry: 1.3360 – 1.3390

Stop Loss: 1.3320

Take Profit: 1.3480

Rasional:

Support teknikal di area 1.3350–1.3380 berpotensi memicu pantulan teknikal. Jika buyer mempertahankan zona ini, peluang kenaikan menuju resistance 1.3480 cukup terbuka.

 

Skenario SELL — Breakdown Support

Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3340

Stop Loss: 1.3400

Take Profit: 1.3220

Rasional:

Penembusan support 1.3350 akan mengonfirmasi tekanan bearish lanjutan dan membuka ruang penurunan menuju area support berikutnya di sekitar 1.32.

 

Kesimpulan

Pada 5 Maret 2026, GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1.3381, tepat di zona support yang sangat penting. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3350, peluang rebound teknikal masih menjadi skenario utama dengan target menuju area 1.3480.

Namun, jika support tersebut ditembus secara meyakinkan, bias pasar dapat berubah menjadi lebih bearish dengan potensi penurunan menuju 1.32.

Dalam kondisi pasar seperti ini, disiplin manajemen risiko dan konfirmasi harga menjadi kunci utama bagi trader.