Pound Tertekan Tajam, Level 1.33 Jadi Medan Pertarungan

img
GBP/USD bergerak di bawah tekanan pada 4 Maret 2026, dengan harga diperdagangkan di sekitar 1.3304. Penurunan ini menandai perubahan sentimen setelah reli kuat pada Januari, ketika pound sterling sempat mencetak level tinggi di atas 1.36xx Pergerakan di level ini menjadi sorotan utama pelaku pasar global karena berpotensi menentukan apakah penurunan akan berlanjut atau justru memicu rebound teknikal.

Dari sisi fundamental, penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan GBP/USD dalam beberapa pekan terakhir. Pasar kembali memperhitungkan kemungkinan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama dari perkiraan awal tahun. Data ekonomi AS yang relatif solid—terutama dari sektor tenaga kerja dan konsumsi—turut memperkuat permintaan terhadap dolar.

Di sisi lain, pound sterling menghadapi tekanan moderat seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi Inggris mulai melambat. Meski Bank of England (BoE) masih diperkirakan mempertahankan kebijakan yang relatif ketat, pasar mulai mempertanyakan seberapa lama kebijakan tersebut dapat dipertahankan tanpa mengganggu momentum ekonomi domestik.

Kombinasi faktor tersebut menciptakan tekanan jangka pendek pada GBP, sekaligus membuka peluang volatilitas tinggi pada pasangan GBP/USD.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, GBP/USD kini berada dalam fase koreksi setelah tren bullish sebelumnya melemah.

Resistance terdekat

1.3350

1.3400

Support utama

1.3280

1.3220

Struktur harga

Tekanan bearish jangka pendek

Koreksi dari puncak tren bullish Januari

Momentum

RSI berada di area netral-bearish

Memberi ruang untuk rebound teknikal maupun lanjutan penurunan

Area 1.3280–1.3300 menjadi support kritis yang menentukan arah pergerakan berikutnya.

Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)

Skenario BUY – Rebound dari Support

Entry: 1.3280 – 1.3310

Stop Loss: 1.3230

Take Profit: 1.3410

Rasional:

Zona 1.33 merupakan support psikologis kuat. Jika buyer mampu mempertahankan area ini, rebound teknikal menuju resistance berikutnya berpotensi terjadi.

Skenario SELL – Lanjutan Tekanan Bearish

Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3280

Stop Loss: 1.3345

Take Profit: 1.3160

Rasional:

Breakdown support akan mengonfirmasi kelanjutan momentum bearish dan membuka ruang penurunan lebih dalam.

Kesimpulan

Pada 4 Maret 2026, GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1.3304, tepat di area krusial yang menentukan arah jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3280, peluang BUY teknikal masih terbuka dengan target menuju area 1.34. Namun, jika support ini ditembus, bias pasar akan berubah lebih bearish dengan potensi penurunan menuju 1.31–1.32.

Trader disarankan menunggu konfirmasi teknikal yang jelas dan tetap menjaga disiplin manajemen risiko, mengingat volatilitas pasar mata uang global masih relatif tinggi.