Fundamental: Sentimen Akhir Tahun Berubah Defensif
Dari sisi fundamental, pound sterling masih ditopang ekspektasi kebijakan moneter Bank of England (BoE) yang relatif ketat dibandingkan bank sentral utama lainnya. Namun, menjelang akhir tahun, faktor musiman mulai mendominasi. Banyak investor memilih mengamankan keuntungan setelah reli kuat sepanjang Desember.
Di sisi lain, dolar AS mendapat dukungan sementara dari aliran safe haven ringan dan penyesuaian posisi portofolio akhir tahun. Absennya rilis data ekonomi berdampak tinggi membuat pergerakan GBP/USD lebih didorong oleh sentimen dan teknikal ketimbang fundamental baru.
________________________________________
Teknikal: Uji Support Kunci
Secara teknikal, pelemahan ke area 1.3460 membawa GBP/USD mendekati zona support penting.
Resistance terdekat: 1.3500 – 1.3520
Support utama: 1.3450 – 1.3420
Struktur harga: Tren menengah masih bullish, namun momentum melemah
Momentum: RSI bergerak turun ke area netral, membuka ruang konsolidasi atau koreksi lanjutan
Penurunan di bawah 1.35 mengindikasikan hilangnya momentum jangka pendek, namun selama harga mampu bertahan di atas 1.3420, struktur bullish yang lebih besar belum sepenuhnya rusak.
________________________________________
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – antisipasi pantulan teknikal
Entry: 1.3430 – 1.3460
Stop Loss: 1.3390
Take Profit: 1.3530
Rasional: Buy on support dengan asumsi koreksi terbatas dan tren menengah masih terjaga.
Skenario SELL – lanjutan pelemahan
Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3420
Stop Loss: 1.3490
Take Profit: 1.3300
Rasional: Breakdown support membuka ruang koreksi lebih dalam di awal tahun baru.
________________________________________
Kesimpulan
Pada 31 Desember 2025, GBP/USD menutup tahun di bawah tekanan, diperdagangkan di sekitar 1.3460. Pelemahan ini lebih mencerminkan dinamika akhir tahun dan aksi ambil untung ketimbang perubahan fundamental besar. Selama support 1.3420–1.3450 mampu bertahan, peluang BUY spekulatif masih terbuka. Namun, penembusan bersih ke bawah zona tersebut akan menggeser bias menjadi lebih bearish memasuki awal 2026.