Fundamental: Pound Solid, Dolar Kehilangan Tenaga
Dari sisi fundamental, pound sterling tetap ditopang oleh ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan kebijakan moneter relatif ketat lebih lama dibandingkan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Inflasi jasa Inggris yang masih berada di atas target menjaga narasi hawkish BoE tetap hidup.
Sebaliknya, dolar AS berada dalam fase konsolidasi defensif. Pasar mulai memperhitungkan kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter AS pada semester berikutnya, terutama jika data ekonomi menunjukkan perlambatan. Perbedaan ekspektasi kebijakan ini menjadi katalis utama penguatan GBP/USD.
Teknikal: Bullish Continuation Dalam Validasi
Struktur harga menunjukkan pola Higher High – Higher Low yang jelas pada timeframe H4 dan Daily.
Resistance terdekat: 1.3680 – 1.3720
Support kunci: 1.3560 – 1.3520
Struktur tren: Bullish continuation
Momentum: RSI berada di zona bullish kuat namun belum ekstrem
Selama harga bertahan di atas 1.3560, struktur tren naik tetap valid dan setiap pullback berpotensi menjadi peluang entry baru.
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – mengikuti tren dominan
Entry: 1.3600 – 1.3645
Stop Loss: 1.3545
Take Profit: 1.3760
Rasional: Buy on pullback di atas support breakout, sejalan dengan momentum bullish kuat.
Skenario SELL – koreksi teknikal
Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3520
Stop Loss: 1.3600
Take Profit: 1.3400
Rasional: Breakdown support mengindikasikan aksi ambil untung dan potensi koreksi lebih dalam.
Kesimpulan
Pada 16 Februari 2026, GBP/USD berada dalam fase bullish acceleration, diperdagangkan di sekitar 1.3644 dan mendekati resistance krusial. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3560, peluang BUY on pullback tetap lebih menarik dengan rasio risiko terukur 1:2.
Namun, trader tetap perlu mewaspadai potensi koreksi teknikal mengingat posisi harga yang sudah mendekati area jenuh beli. Konfirmasi penutupan harga di atas 1.3680 akan membuka ruang menuju 1.37+ dalam jangka pendek.