Fundamental: Pound Dapat Angin Segar
Dari sisi fundamental, pound sterling mendapat dorongan dari meredanya tekanan dolar AS. Pasar mulai menyeimbangkan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed, seiring tidak adanya kejutan data ekonomi AS yang cukup kuat untuk memperpanjang dominasi dolar.
Di sisi Inggris, sentimen terhadap Bank of England (BoE) masih relatif konstruktif. Inflasi jasa yang belum sepenuhnya turun membuat BoE dipersepsikan akan tetap berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneter, menjaga daya tarik pound dalam jangka pendek.
Teknikal: Breakout Valid Sedang Diuji
Secara teknikal, GBP/USD menunjukkan sinyal pemulihan yang semakin solid.
Resistance terdekat: 1.3500 – 1.3530
Support utama: 1.3450 – 1.3420
Struktur harga: Rebound kuat dari area support, menguji resistance kunci
Momentum: RSI bergerak ke zona bullish moderat, belum menunjukkan kondisi jenuh beli
Penutupan harga yang konsisten di atas 1.3500 akan mengonfirmasi breakout valid dan membuka ruang kenaikan lanjutan.
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – lanjutan momentum bullish
Entry: 1.3470 – 1.3495
Stop Loss: 1.3430
Take Profit: 1.3570
Rasional: Buy on pullback di atas area breakout dengan momentum pemulihan masih kuat.
Skenario SELL – gagal breakout
Entry: Gagal bertahan dan penutupan H1 di bawah 1.3450
Stop Loss: 1.3515
Take Profit: 1.3330
Rasional: False breakout di area psikologis memicu aksi ambil untung.
Kesimpulan
Pada 23 Januari 2026, GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1.3496, tepat di bawah level psikologis penting 1.35. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3450, peluang BUY on pullback tetap lebih diunggulkan dengan rasio risiko yang sehat. Namun, kegagalan menembus dan bertahan di atas 1.35 akan membuka ruang koreksi jangka pendek.
Trader disarankan tetap disiplin dalam manajemen risiko dan menunggu konfirmasi penutupan harga, mengingat level saat ini merupakan area teknikal yang sangat sensitif.