Fundamental: Pound Jadi Primadona, Dolar Terus Tersudut
Dari sisi fundamental, pound sterling berada dalam posisi unggul. Ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama—terutama karena inflasi jasa Inggris yang masih tinggi—terus menopang GBP.
Sebaliknya, dolar AS berada di bawah tekanan struktural. Pasar semakin percaya bahwa The Fed telah mencapai puncak siklus pengetatan, dengan fokus beralih ke perlambatan ekonomi dan potensi pelonggaran kebijakan ke depan. Penurunan daya tarik yield AS mendorong arus modal keluar dari dolar dan mengalir ke mata uang berimbal hasil relatif lebih menarik seperti pound.
Teknikal: Bullish Extension dalam Fase Lanjutan
Secara teknikal, struktur GBP/USD menunjukkan bullish continuation yang sangat kuat.
Resistance terdekat: 1.3850 – 1.3900
Support kunci: 1.3720 – 1.3680
Struktur harga: Higher High – Higher Low sangat jelas pada H4 & Daily
Momentum: RSI berada di zona bullish kuat, mulai mendekati overbought namun belum menunjukkan divergensi signifikan
Penembusan area 1.38 mengonfirmasi fase bullish extension, di mana koreksi cenderung dangkal dan dimanfaatkan sebagai peluang beli.
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – mengikuti tren dominan
Entry: 1.3750 – 1.3800
Stop Loss: 1.3680
Take Profit: 1.3950
Rasional: Buy on pullback di atas support baru hasil breakout, sejalan dengan momentum bullish yang masih kuat.
Skenario SELL – koreksi teknikal
Entry: Gagal bertahan dan penutupan H1 di bawah 1.3680
Stop Loss: 1.3785
Take Profit: 1.3520
Rasional: Aksi ambil untung setelah reli tajam dan potensi koreksi jangka pendek.
Kesimpulan
Pada 29 Januari 2026, GBP/USD berada dalam fase bullish acceleration lanjutan, diperdagangkan di sekitar 1.3805. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3680, strategi BUY on pullback tetap menjadi skenario utama dengan rasio risiko yang sehat. Namun, trader perlu waspada terhadap potensi koreksi teknikal jangka pendek mengingat reli yang sudah sangat agresif.
Manajemen risiko tetap menjadi kunci, terutama di tengah euforia pasar yang mulai meningkat.