Fundamental: Pound Superior, Dolar Kehilangan Daya Tarik
Dari sisi fundamental, penguatan pound sterling masih ditopang ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama. Inflasi jasa Inggris yang tetap persisten membuat ruang pelonggaran kebijakan menjadi terbatas, sehingga menopang GBP dari sisi suku bunga.
Sebaliknya, dolar AS berada dalam tekanan struktural. Pasar semakin yakin bahwa The Fed telah berada di akhir siklus pengetatan, dengan fokus beralih pada stabilisasi pertumbuhan ekonomi. Penurunan yield obligasi AS turut mengurangi daya tarik dolar, membuka ruang penguatan lanjutan bagi pasangan mayor seperti GBP/USD.
Teknikal: Bullish Acceleration Masih Valid
Secara teknikal, struktur harga GBP/USD menunjukkan bullish continuation yang sangat kuat.
Resistance terdekat: 1.3720 – 1.3780
Support kunci: 1.3620 – 1.3580
Struktur harga: Higher High – Higher Low jelas pada H4 & Daily
Momentum: RSI berada di zona bullish kuat, mulai mendekati area jenuh beli namun belum memberikan sinyal pembalikan
Selama harga mampu bertahan di atas area 1.36, setiap koreksi cenderung dipandang sebagai peluang beli oleh pasar.
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – mengikuti tren dominan
Entry: 1.3650 – 1.3700
Stop Loss: 1.3580
Take Profit: 1.3820
Rasional: Buy on pullback di atas support baru hasil breakout, sejalan dengan momentum bullish yang masih kuat.
Skenario SELL – koreksi teknikal
Entry: Gagal bertahan dan penutupan H1 di bawah 1.3580
Stop Loss: 1.3665
Take Profit: 1.3420
Rasional: Aksi ambil untung setelah reli tajam dan potensi koreksi jangka pendek.
Kesimpulan
Pada 1 Februari 2026, GBP/USD berada dalam fase bullish acceleration, diperdagangkan di sekitar 1.3702. Selama harga bertahan di atas 1.3580–1.3620, skenario BUY on pullback tetap menjadi pendekatan utama dengan rasio risiko yang sehat. Namun, trader perlu mewaspadai potensi koreksi teknikal jangka pendek mengingat reli yang sudah cukup ekstensif.
Manajemen risiko yang disiplin tetap menjadi kunci, terutama di tengah tren kuat yang mulai menarik minat profit taking.