Fundamental: Pound Stabil, Dolar Kehilangan Momentum
Dari perspektif fundamental, pound sterling tetap mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama. Inflasi sektor jasa Inggris yang masih relatif tinggi membuat ruang pelonggaran kebijakan menjadi terbatas, menjaga daya tarik GBP.
Sebaliknya, dolar AS cenderung bergerak defensif. Ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed pada tahun mendatang serta tren penurunan imbal hasil obligasi AS menekan minat terhadap dolar. Di penghujung tahun, absennya data ekonomi berdampak tinggi membuat pergerakan GBP/USD lebih didorong oleh faktor teknikal dan sentimen.
________________________________________
Teknikal: Konsolidasi Sehat di Atas Support Kunci
Secara teknikal, struktur Higher High – Higher Low pada timeframe H4 dan Daily masih terjaga, menandakan tren bullish menengah belum patah. Namun, momentum terlihat melambat seiring harga bergerak sideways di sekitar 1.35.
Resistance terdekat: 1.3550 – 1.3580
Support utama: 1.3450 – 1.3420
Moving Average: Harga bertahan di atas MA utama, mencerminkan tren yang masih sehat
Momentum: RSI netral-bullish, membuka peluang pergerakan dua arah
Level 1.35 kini berperan sebagai poros penting yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.
________________________________________
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – lanjutan tren
Entry: 1.3470 – 1.3500
Stop Loss: 1.3430
Take Profit: 1.3640
Rasional: Buy on pullback di atas support kunci dengan struktur bullish masih valid.
Skenario SELL – koreksi teknikal
Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3450
Stop Loss: 1.3525
Take Profit: 1.3330
Rasional: Aksi ambil untung akhir tahun dan potensi breakdown dari area konsolidasi.
________________________________________
Kesimpulan
Pada 30 Desember 2025, GBP/USD berada dalam fase konsolidasi strategis di sekitar level psikologis 1.35. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3450, peluang BUY on pullback tetap lebih diunggulkan dengan rasio risiko yang terukur. Namun, penembusan ke bawah level tersebut dapat membuka ruang koreksi yang lebih dalam.
Trader disarankan tetap disiplin dalam manajemen risiko, mengingat kondisi pasar akhir tahun yang rawan pergerakan cepat akibat likuiditas tipis.