Dolar Stabil, Pound Minim Katalis
Dari sisi fundamental, dolar AS relatif stabil menjelang agenda data tenaga kerja dan inflasi pekan ini. Pasar masih menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan The Fed, dengan sebagian pelaku pasar menilai bahwa pelonggaran kebijakan belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Sementara itu, pound sterling bergerak tanpa katalis domestik kuat. Ekspektasi terhadap Bank of England (BoE) memang masih cenderung hati-hati, namun tidak cukup agresif untuk mendorong arus beli signifikan. Akibatnya, GBP/USD cenderung bergerak mengikuti dinamika dolar dan sentimen global.
Teknikal: Zona Penentu 1.3400
Secara teknikal, struktur jangka pendek mulai melemah.
Resistance terdekat: 1.3460 – 1.3490
Support kunci: 1.3390 – 1.3350
Struktur harga: Lower High mulai terbentuk pada H4
Momentum: RSI berada di area netral-bearish
Harga saat ini tepat di atas support kunci. Reaksi di area 1.3390–1.3420 akan menentukan apakah terjadi rebound teknikal atau breakdown lanjutan.
Jika 1.3390 ditembus bersih, ruang menuju 1.33 akan terbuka lebih lebar.
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2) Skenario BUY – Rebound dari Support
Entry: 1.3390 – 1.3420
Stop Loss: 1.3345
Take Profit: 1.3505
Rasional: Buy spekulatif jika support bertahan dan muncul konfirmasi bullish H1.
Skenario SELL – Breakdown Support
Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3385
Stop Loss: 1.3445
Take Profit: 1.3265
Rasional: Konfirmasi pelemahan lanjutan dengan momentum bearish aktif.
Kesimpulan
Pada 2 Maret 2026, GBP/USD berada di titik krusial di sekitar 1.3419. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3390, peluang rebound teknikal masih terbuka dengan rasio risiko terukur. Namun, penembusan ke bawah zona tersebut akan menggeser bias menjadi lebih bearish dengan potensi penurunan menuju 1.33.
Trader disarankan menunggu konfirmasi harga yang jelas sebelum mengambil posisi agresif, serta menjaga risiko maksimal 0.5–1% per transaksi.