Harga saat ini berada tepat di zona krusial — area yang dalam beberapa sesi terakhir berfungsi sebagai pivot antara buyer dan seller. Reaksi pasar di sekitar 1.35 akan sangat menentukan arah jangka pendek.
Fundamental: Pound Stabil, Dolar Kehilangan Arah
Dari sisi fundamental, pound sterling relatif stabil. Ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) masih mempertahankan sikap hati-hati terhadap pelonggaran suku bunga menjaga GBP tetap kompetitif.
Sementara itu, dolar AS bergerak lebih selektif. Pasar mulai mengurangi ekspektasi agresif terhadap kebijakan The Fed, terutama setelah data ekonomi terakhir menunjukkan perlambatan yang moderat. Kombinasi ini membuat tekanan terhadap GBP/USD berkurang, membuka ruang pemulihan.
Teknikal: Konsolidasi Menjelang Ekspansi
Secara teknikal, struktur harga menunjukkan potensi fase ekspansi baru.
Resistance terdekat: 1.3520 – 1.3550
Support utama: 1.3450 – 1.3420
Struktur harga: Konsolidasi dengan kecenderungan higher low
Momentum: RSI netral-bullish, memberi ruang kenaikan tanpa overbought
Bertahannya harga di atas 1.3450 menandakan buyer mulai mempertahankan area akumulasi. Penembusan bersih di atas 1.3520 akan mengonfirmasi breakout lanjutan.
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – lanjutan momentum bullish
Entry: 1.3470 – 1.3495
Stop Loss: 1.3435
Take Profit: 1.3595
Rasional: Buy on pullback di atas support dengan potensi breakout 1.3520.
Skenario SELL – false breakout
Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3450
Stop Loss: 1.3510
Take Profit: 1.3330
Rasional: Breakdown support mengindikasikan tekanan jual kembali mendominasi.
Kesimpulan
Pada 19 Februari 2026, GBP/USD berada di titik krusial di sekitar 1.3495. Selama harga bertahan di atas 1.3450, bias jangka pendek cenderung bullish dengan peluang uji resistance 1.3550+. Namun, kegagalan mempertahankan support akan mengembalikan tekanan bearish.
Manajemen risiko tetap menjadi kunci, terutama karena pasar sedang berada dalam fase konsolidasi yang berpotensi berubah menjadi pergerakan eksplosif.