Fundamental: Pound Dapat Nafas, Dolar Melunak
Dari sisi fundamental, dolar AS terlihat sedikit kehilangan momentum setelah reli singkat di awal pekan. Pasar mulai melakukan penyesuaian posisi menjelang rangkaian data ekonomi AS berikutnya, yang membuka ruang bagi koreksi ringan dolar.
Sementara itu, pound sterling tetap ditopang oleh ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan bersikap relatif ketat lebih lama dibandingkan beberapa bank sentral utama lainnya. Inflasi jasa Inggris yang masih menjadi perhatian membuat BoE cenderung berhati-hati, sehingga menopang GBP dari sisi fundamental.
________________________________________
Teknikal: Rebound dari Support Kunci
Secara teknikal, GBP/USD menunjukkan respons positif dari area support penting.
Resistance terdekat: 1.3490 – 1.3520
Support utama: 1.3430 – 1.3400
Struktur harga: Tekanan bearish jangka pendek mulai mereda
Momentum: RSI bergerak naik dari area netral-bearish, mengindikasikan potensi pemulihan lanjutan
Selama harga mampu bertahan di atas 1.3430, peluang lanjutan rebound teknikal tetap terbuka, meski area resistance di depan berpotensi membatasi kenaikan.
________________________________________
Skenario Perdagangan (Risk : Reward ± 1 : 2)
Skenario BUY – lanjutan rebound teknikal
Entry: 1.3440 – 1.3460
Stop Loss: 1.3400
Take Profit: 1.3540
Rasional: Buy on pullback ringan di atas support dengan asumsi pemulihan berlanjut.
Skenario SELL – kegagalan rebound
Entry: Penutupan H1 di bawah 1.3430
Stop Loss: 1.3495
Take Profit: 1.3310
Rasional: Breakdown support mengindikasikan kembalinya dominasi seller.
________________________________________
Kesimpulan
Pada 13 Januari 2026, GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1.3460, mencerminkan upaya pemulihan setelah tekanan jual sebelumnya. Selama harga mampu bertahan di atas 1.3430, peluang BUY teknikal dengan rasio risiko yang terukur masih lebih diunggulkan. Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut akan kembali membuka risiko pelemahan menuju area 1.33.
Trader disarankan tetap disiplin dalam manajemen risiko dan menunggu konfirmasi lanjutan, mengingat volatilitas pasar masih cukup dinamis.